Banyak pesantren dan madrasah menyimpan naskah yang sudah bertahun-tahun tidak dibaca lagi — bukan karena isinya tidak berguna, tetapi karena bentuknya tidak nyaman dipakai. Kitab cetakan lama yang tinggal satu dua eksemplar, diktat guru yang difotokopi berulang kali sampai hurufnya pudar, catatan pengajian hasil tulisan tangan, atau hasil ketikan lama yang tersimpan sebagai PDF tanpa daftar isi.
Halaman ini menjelaskan apa saja yang biasanya masuk dalam pekerjaan pengubahan naskah menjadi aplikasi Android, urutan tahapannya, dan bagaimana biayanya dihitung — supaya Anda punya gambaran sebelum menanyakan penawaran.
Kapan naskah sebaiknya dijadikan aplikasi, dan kapan cukup jadi PDF
Tidak semua naskah perlu dijadikan aplikasi. Perlu atau tidaknya bergantung pada bagaimana naskah itu akan dipakai:
| Keadaan naskah | Bentuk yang paling masuk akal | Alasan |
|---|---|---|
| Satu kitab utuh, dibaca berurutan halaman per halaman | PDF saja cukup | Pemakaiannya memang seperti membaca buku |
| Diktat/kitab yang isinya dicari per bab atau per istilah | Aplikasi (teks + pencarian) | PDF tidak bisa dicari per kata dengan rapi |
| Catatan pengajian yang sering dirujuk saat mengajar | Aplikasi | Guru butuh membuka bab tertentu dalam hitungan detik |
| Kumpulan naskah dari beberapa guru/kelas | Aplikasi dengan menu per naskah | Satu kali buka, semua naskah tersedia |
| Naskah yang sudah punya banyak eksemplar tercetak dan tidak dicari per bab | Biaya aplikasi tidak sepadan dengan manfaatnya |
Patokan sederhananya: kalau naskah itu akan dibaca berurutan, PDF sudah cukup. Kalau akan dicari-cari, baru aplikasi berguna. Biaya mengubah naskah menjadi aplikasi masuk akal ketika naskah itu dipakai berulang kali oleh banyak orang, bukan sekali baca.
Yang biasanya termasuk dalam pekerjaan
Pekerjaan pengubahan naskah menjadi aplikasi terdiri dari beberapa bagian yang berbeda sifatnya, dan porsi biaya terbesar biasanya bukan di bagian aplikasinya:
1. Pengubahan naskah menjadi teks. Bagian ini yang paling menentukan seluruh hasil. Kalau naskah asalnya sudah berupa teks digital (hasil ketikan), bagian ini cepat. Kalau asalnya hasil scan atau tulisan tangan, teks harus diketik ulang dan dikoreksi. Naskah berbahasa Arab dengan harakat menambah satu lapisan pemeriksaan tersendiri: setiap harakat yang salah letak mengubah arti atau setidaknya membuat bacaan terlihat keliru.
2. Penyusunan struktur. Naskah yang sudah menjadi teks perlu dipecah menjadi bab, sub-bab, dan paragraf yang benar. Ini bagian yang sering diremehkan: hasil ketikan ulang biasanya masih menempel menjadi satu blok panjang, dan tanpa struktur, fitur pencarian tidak banyak menolong karena hasilnya tidak bisa diarahkan ke bab yang tepat.
3. Penyusunan daftar isi dan penomoran. Untuk kitab, ini termasuk penomoran juz/bab/pasal sesuai naskah aslinya, supaya rujukan dalam pengajian tetap bisa dipakai (misalnya “juz 2, halaman 47” tetap sama seperti di cetakan).
4. Pembuatan aplikasi. Aplikasi baca yang memuat naskah tersebut — bisa dibuka tanpa internet, ada pencarian, ada penanda halaman terakhir dibaca, dan bisa dipasang langsung dari berkas aplikasi tanpa harus lewat toko aplikasi.
5. Pemeriksaan akhir. Membandingkan hasil dengan naskah asli pada beberapa halaman acak, memeriksa bagian yang paling sering salah (nama orang, angka, kutipan ayat), lalu memperbaiki.
Cara biaya dihitung
Harga pekerjaan seperti ini hampir selalu dihitung dari jumlah halaman naskah yang harus diketik ulang, bukan dari jumlah jam kerja atau ukuran aplikasi. Sebabnya sederhana: bagian yang paling lama dan paling menentukan mutu hasil adalah bagian teksnya.
Ada tiga kelompok yang perlu dibedakan karena rentang biayanya berbeda jauh:
| Jenis naskah | Perlakuan | Kisaran pasar 2026 |
|---|---|---|
| Sudah berupa teks digital | Struktur, layout ulang, pembuatan aplikasi | Paling rendah — teks tidak diketik ulang |
| Cetakan jelas (scan bersih, huruf latin) | Koreksi hasil pembacaan otomatis + struktur | Menengah |
| Tulisan tangan atau Arab berharakat | Diketik ulang, dikoreksi huruf per huruf | Tertinggi (Rp5.000–Rp20.000 per halaman) |
Kalau Anda meminta satu harga borongan untuk pekerjaan seperti ini, yang akan ditanyakan pertama kali biasanya bukan “aplikasinya pakai apa”, melainkan “naskahnya berapa halaman dan bagaimana bentuk aslinya”. Dua hal itu yang menentukan biaya.
Tahapan pekerjaan yang lazim
Urutan kerja yang wajar — dan yang sebaiknya Anda tanyakan ke siapa pun yang menawarkan jasa ini — kira-kira begini:
- Contoh naskah yang dikirim lebih dulu. Kirim 5–10 halaman yang paling sulit (yang paling pudar, atau paling banyak harakatnya), bukan halaman yang paling mudah. Dari contoh itu akan kelihatan apakah naskah bisa dikerjakan dengan cepat atau butuh penanganan khusus.
- Estimasi waktu dan biaya tertulis. Sebaiknya disebut perpaket, bukan per jam, supaya tidak melebar di tengah jalan.
- Pengerjaan. Untuk naskah digital: hitungan hari. Untuk tulisan tangan ratusan halaman: hitungan minggu.
- Pemeriksaan bersama. Naskah hasil dikirim untuk diperiksa pada beberapa halaman contoh sebelum seluruhnya dianggap selesai.
- Serah terima berkas akhir — berkas teks (untuk arsip Anda) dan berkas aplikasi (untuk dipasang di perangkat).
Satu hal yang layak disepakati sejak awal: siapa yang menyimpan naskah Anda dan sampai kapan. Naskah yang Anda kirimkan sebaiknya hanya dipakai untuk pesanan Anda dan tidak dipakai keperluan lain. Kalau ini tidak disebutkan dalam penawaran, tanyakan langsung.
Kesalahan yang sering terjadi kalau dikerjakan sendiri
Kalau naskah dikerjakan sendiri tanpa pengalaman, ada beberapa hal yang hampir selalu muncul:
- Aplikasi jadi, tetapi teksnya tidak diperiksa. Naskah yang isinya salah tidak berguna — dan kesalahannya sering baru ketahuan setelah dipakai mengajar berbulan-bulan.
- Harakat hilang waktu dikonversi. Beberapa program mengubah teks Arab dan menghilangkan harakat, atau mengubah bentuk huruf di awal/tengah/akhir kata. Naskah yang tidak lagi berharakat tidak bisa dipakai untuk belajar membaca.
- Pengulangan kerja. Karena naskah asli sering kali berupa lembaran lepas, tanpa penomoran yang dicatat lebih dulu, halaman mudah tertukar.
- Naskah asli ikut tercecer. Kalau naskah hanya satu-satunya salinan, sebaiknya dipindai dan disimpan sebelum dikerjakan.
Kalau lembaga Anda punya naskah seperti ini
Kalau pesantren atau madrasah Anda menyimpan naskah — kitab cetakan lama, diktat guru, catatan pengajian, hasil ketikan lama berformat PDF — kami sanggup mengerjakan pengubahan naskah tersebut menjadi aplikasi Android yang bisa dibuka dari HP santri, lengkap dengan pencarian dan struktur bab.
Yang perlu Anda kirimkan sebagai langkah pertama: satu bab contoh naskah (5–10 halaman yang paling sulit). Dari contoh itu akan didapat estimasi jujur — berapa lama, paket mana yang cocok, dan apa saja yang perlu penanganan khusus. Naskah yang Anda kirimkan hanya dipakai untuk pesanan lembaga Anda.
Mulai dari Paket Konversi Naskah
Nominal: Rp750.000
Kirim bukti pembayaran ke [email protected] (atau [email protected]) supaya pesanan langsung diproses. Untuk pembeli dari Indonesia, Kreavo atau transfer bank lebih hemat biaya. Untuk pembeli dari luar negeri, PayPal paling mudah.
Kirim contoh naskah ke [email protected] dengan subjek “Aplikasi dari Naskah”, atau lihat rincian paket lengkap di halaman Jasa Olah Naskah Kitab.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah naskah saya aman? Naskah yang Anda kirimkan hanya dipakai untuk mengerjakan pesanan Anda. Untuk berkas berukuran besar, kirim lewat tautan penyimpanan (misalnya Google Drive) dengan akses terbatas ke satu alamat, bukan lampiran surel biasa.
Bisa dicicil? Untuk pekerjaan besar biasanya bisa: pembayaran tahap awal untuk memulai, sisanya setelah hasil diperiksa.
Berapa lama? Bergantung jumlah halaman dan bentuk naskah. Naskah digital: hari. Tulisan tangan ratusan halaman: minggu. Ini akan disebutkan di estimasi setelah contoh naskah diperiksa.
Kalau naskahnya bahasa Arab tanpa harakat, apakah bisa ditambahkan harakatnya? Bisa, tetapi ini pekerjaan terpisah karena memasang harakat menuntut pemeriksaan makna, bukan sekadar memindahkan tulisan. Sebutkan sejak awal kalau ini yang dibutuhkan.
Apakah aplikasinya bisa dipasang tanpa lewat Play Store? Bisa. Berkas aplikasi dikirim langsung dan bisa dipasang di perangkat dengan satu kali izin pemasangan dari sumber lain. Untuk lingkungan pesantren ini biasanya justru lebih praktis.
Butuh naskah atau kitab dijadikan aplikasi?
Kalau lembaga Anda punya naskah, kitab, atau catatan pengajian yang masih berbentuk PDF scan atau tulisan tangan, kami mengerjakan pengubahan naskah itu menjadi aplikasi Android yang bisa dibuka langsung dari HP — lengkap dengan pencarian, harakat, dan struktur bab. Naskah yang dikirimkan hanya dipakai untuk pesanan lembaga Anda.
Mulai dari Jasa Olah Naskah Kitab atau lihat produk siap pakai di Produk Template Administrasi Madrasah.